Untuk kita, yang terlalu malu walau sekadar menyapanya, telanjur bersemu merah, dada berdegup lebih kencang, keringat dingin di jemari, bahkan sebelum sungguhan berpapasan. Untuk kita, yang merasa tidak cantik, tidak tampan, selalu merasa keliru mematut warna baju dan pilihan celana, jauh dari kemungkinan menggapai cita-cita perasaan. Untuk kita, yang hanya berani menulis kata-kata dalam …
Kita tidak sempurna. Kita mungkin punya keburukan melakukan kesalahan, bahkan berbuat jahat, menyakiti orang lain. Tapi beruntunglah yang mau berubah. Berjanji tidak melakukannya lagi, memperbaiki, dan menembus kesalahan tersebut.
Saat Hukum dan kekuasaan dipegang oleh serigala-serigala buas berbulu domba. Saat seluruh negeri dikangkangi orang-orang jualan sok sederhana tapi sejatinya serakah. Apakah kalian akan tutup mata, tutup mulut, tidak peduli degan yang terjadi? atau kalian akan mengepalkan tangan ke udara, LAWAN !
Sebelas Pemain dikumpulkan dari berbagai penjuru. Tanah Papua, Pulau Sumbawa, Sumbawa, sumtera, Bali, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, dan sebagainya. Sebelas pemain dikumpulkan untuk membentuk tim tsngguh. Yang bersiap mengalahkan real Madrid, Machester United, Barcelona, dn Klub-klub besar Eropa dan Amerika Selatan.
Tapi setidaknya, kawan dalam situasi apapun, petarung sejati akan terus memilih kehoratan hidupnya. Bahkan ketika nasib di ujung tanduk.
Dia bisa kemanapun dia mau, tidak bisa dikurung dia bisa pergi kapan pun dia ingin pergi, tidak ada pinu, dinding yang bisa menahannya. Jangan dibicarakan, jangan dibahas, jangan diganggu.
Jika seseorang buta, tapi dia masih bisa mendegar, maka dunia tidak terputus darinya. Dia masih punya akses untuk belajar, juga berkomunikasi dengan orang lain, lewat telinganya.