Berhentilah membandingkan dirimu dengan orang lain dan mulailah berbuat baik kepada diri sendiri. Ingatlah bahwa kamu telah melalui bagitu banyak hal, dan semuanya membuktikan bahwa kamu mampu. Buku inia adalah pelukan hangat saat tidak ada seorang pun disekitarmu, sebuah pengingat bahwa harapan selalu ada di depan sana, menunggumu mengambil satu langkah lagi.
Tapi setidaknya, kawan dalam situasi apapun, petarung sejati akan terus memilih kehoratan hidupnya. Bahkan ketika nasib di ujung tanduk.
Buku ini memuat transformasi digital dapat dilakukan oleh seiapa saja.
Buku ini disusun dengan klasifikasi berdasarkan wilaya kehidupan yang hendak dieksplorasi oleh penulis. Diawali dengan bagian mata hati membenahi nurani, anda akan diajak untuk bercengkrama tentang pemaknaan tauhid, takdir, sufi, serta beberapa tema yang menyentu wilaya jiwa.
Aluna Menorekan warna penuh kebencian pada Ara, membuat keduanya menjalin kisah kelabu. Rasa sakit dan tangis memenuhi kisah mereka, hingga semesta menunjukan bahwa dalam kelabunya warna lukisan hidup mereka, masih tersisa warna warni yang membawa mereka pada takdir yang berbeda.