Buku ini mengisahkan tentang sepuluh anak manusia yang mengisi hari-hari berbeda ketika ibu masih ada, lalu penyesalan apa yang terjadi setelah ibu tiada dan bagaimana mereka menjalani hidupnya kemudia, tanpa seorang ibu dengan membawa rasa sesal yang teramat dalam.
Ibu Maria satuadi adalah panutan. Bukan hanya karena pencapaian kariernya sebagai perempuan pertama yang mewakili ketua MA, tapi terutama karena integritas, pemahaman dan keahlian hukumnya.
Buku ini dirancang khusus untuk pemula dengan pendekatan yang sederhana, tetapi komprehensif. Materi disusun secara sistematis.
Dia bisa kemanapun dia mau, tidak bisa dikurung dia bisa pergi kapan pun dia ingin pergi, tidak ada pinu, dinding yang bisa menahannya. Jangan dibicarakan, jangan dibahas, jangan diganggu.