Alina Membenci hidupnya. Ia menciptakan realitas baru dengan menhelam menjadi seorang bernama menjelma menjadi seseorang bernama marni ketika berkenalan dengan laki-laki yang ia temui di bus pada petang pukul setegah lima.
Bukan hanya buku motivasi, tapi teman perjalanan batin. Ia menyadarkan kita bahwa hidup ini adalah medan latihan untuk menjadi peribadi yang lebih utuh
Tetang wajah yang takperna mereka suka dan penghargaan yang tidak perna membuat mereka bangga