Seperti malam-malam lain, aku pulang selepas lembur. Orang-orang di kantor yang sudah menikah mereka akan pulang ke keluarganya.
Agar menjadi orang yang bahagia dan hidup sesuia dengan apa yang kita inginkan dan apa yang kita tidak sukai. Akhirnya kita hanya bersikap pasif-agresif, menyangkal apa yang kita yakini, dan apa meredam emosi kita.
Ketika banjir memakan hotel lantai demi lantai, sekolompok tamu yang terjebak mencoba meregulasi kehidupan sementara mereka.
Kita hanya punya sepotong hati, bukan satu-atunya. lantas bagaimana kalau hati terluka, disakiti justeru oleh orang yang kita cintai, aduh apakah kita bisa mengobatinya. Apakah luka itu bisa pulih, tanpa bekas atau jangan-jangan kita harus menggantinya dengan sepotong hati yang baru.