Bumi adalah tempat yang luas sekali. Manusia bertemu dengan manusia-manusia yang banyak berbagi kisah, kagum dan sayang seperti Rangga, Raja dan mahasiswa fakultas kehutanan yang sedang jatuh suka empat tahun lamanya pada adik tingkatnya, Andini Hangura. Kisah itu terbentuk indah, manis senang dan bijaksana. Namun apakah sebuag sebuah senang yang belebihan akan betahan lama
Kita tidak sempurna. Kita mungkin punya keburukan melakukan kesalahan, bahkan berbuat jahat, menyakiti orang lain. Tapi beruntunglah yang mau berubah. Berjanji tidak melakukannya lagi, memperbaiki, dan menembus kesalahan tersebut.
Cobaan dalam hidup membuat arah hidup dhuha tidak menentu panah kompas kehidupan mengarah tak berarah, pria itu bingung menentuka pilihan
Dan Bandung bagiku bukan cuman urusan wilayah belaka lebih jauh dari itu, melibatkan perasaan yang bersamaku ketika sunyi
Novel ini tanpa disadari telah berhasil membuat buliran bening dari pelupuk mata saya jatuh. Baca Novel ini resapi kisahnya, lalu peluklah ibumu. Peluk dengan erat karena bisa jadi itu adalah pelukan terakhirmu untuk ibu.
Dalam hidup yang penuh luka dan kehilangan, seorang anak laki-laki tumbuh dengan kerapuan, kehilangan kasih sayang seorang ayah kemiskinan mencuri masa depannya dan dunia maklam yang memberinya pelarian sesaat. Bukan anak baik melainkan pendosa yang mara pada Tuhan dan muak pada manusia
Seorang ibu tunggal, Ummi Salamah yang berjuang membesarkan tiga anaknya seorang diri setelah ditinggal suaminya Abdul Gofur. Meski mendidik dengan kasih sayang perbedaan pola asuh membuat anak-anaknya justru membencinya dan satu persatu meinggalkan rumah